Membuat CV Butuh Skill dan Olah Kata yang Baik

CV atau Curriculum Vitae, adalah sebuah biografi singkat lengkap dengan pengalaman kerja, edukasi, dan ketertarikan. CV biasanya dibutuhkan untuk melamar kerja atau mendaftar beasiswa. Nantinya CV itu dikumpul dan dilihat oleh bagian SDM Perusahaan yg dituju. Tapi kata ‘dilihat’ mungkin lebih tepat diganti dengan ‘disortir secara kasar’. Mengapa?

Saya tidak tahu teknis pastinya, namun ada yg mengatakan bahwa hasil tulisan CV anda melambangkan siapa anda. Jadi para ahli di bidang tersebut akan dengan gampang menyingkirkan CV yang menggambarkan sifat yang kurang baik atau kurang menarik dari sang pelamar.

Ada beberapa syarat agar CV anda tidak langsung dibuang, tetapi setidaknya lolos seleksi tahap satu yaitu seleksi skimming (tanpa membaca keseluruhan isi).

  1. Jangan gunakan email yang tidak wajar, email seperti groozbeszt@rocket.com tidak akan membuat anda dilirik dalam dunia kerja. Percayalah.
  2. Jangan gunakan font yang aneh, bahkan comic sans yang terlihat indah dalam menulis surat, kurang cocok digunakan untuk menulis CV. Carilah jenis font yang wajar dan anda boleh menggunakan lebih dari 1 jenis tentunya, maksimal tiga, kecuali anda memang melamar untuk pekerjaan berbau design, berkreasilah jika memang begitu.
  3. Jangan gunakan kata-kata yang kabur. Kata-kata seperti ‘kemampuan komunikasi’ dan ‘dapat bekerja dalam tim’ sangat sering ditulis dalam CV, namun kata atau kalimat tersebut terlalu luas, galilah lagi kemampuan anda dan tuliskan dalam kata-kata yang lebih meyakinkan. Dan berikan contoh-contoh pengalaman anda yang berkaitan dengan kemampuan anda, sebagai bukti yang lebih menguatkan.
  4. Buat CV anda menarik dibaca. Tebalkan kalimat inti dari paragraf anda (seperti yang saya contohkan), agar memudahkan pembaca mencari inti dari paragraf tersebut. Jangan gunakan huruf besar semua. Huruf besar yang terlalu banyak menimbulkan kesan anda sedang beremosi tinggi saat menulisnya. Atur jarak antar paragraf, antar sub judul, margin. Jangan sampai suatu sesi, misalnya skill terpotong tanggung dan jangan sampai menyisakan terlalu banyak halaman kosong pada setiap lembar CV anda.
  5. Print CV anda dan lakukan pengecekan kembali. Jika anda saja tidak tertarik dengan tulisan anda sendiri, bagaimana dengan orang lain?

Mungkin sekian dulu dari saya, kalau ilmu saya bertambah lagi, saya pasti berbagi dengan anda.

Selamat ber’CV’ ria dan dapatkan pekerjaan impian anda!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s