Month: September 2012

Pendahuluan yang Seru

Tugas pendahuluan akhirnya diberikan. Bentuknya bahkan tidak dijilid, hanya fotokopian yang di jegrek (bahasa apa ini). Dan ternyata di dalamnya terdapat 55 soal (untuk 2 modul)!! what?? tapi untungnya dengan memasuki kelas responsi, para mahasiswa yang datang boleh hanya mengerjakan 46 soal. Wow, berkurang (hanya) 9!

Dengan kebaikan kak kordas, kami diberikan waktu 27 jam untuk menyelesaikannya. Wah baik sekali, tahun lalu saja cuma 24 jam! Ya, ini memang osjur berkedok praktikum.

Dengan inovasi baru dari angkatan saya, kami berhasil menemukan cara untuk menyelesaikannya(tentu saja rahasia). Cara tersebut ternyata sangat seru, tetapi masih kurang efektif. Dan jam 3 hari berikutnya, saya berhasil bertahan dan menyelesaikan tugas pendahuluan ini. Total jam mengerjakannya (walaupun tidak semuanya dikerjakan sendiri) bagi saya adalah 10 jam. 10 sks, enough said. Banyak teman saya yang tidak tidur, yang cabut kelas pagi, bahkan yang depresi (ini bohong).

Dan pengumpulannya pun harus bareng-bareng satu angkatan. Apa maksudnya saya juga tidak paham. Yang pasti itulah salah satu aturan yang diterapkan pada praktikum MME ini. Masih banyak peraturan lainnya yang berbeda dengan peraturan praktikum yang sudah pernah saya lalui.

Tapi ini semua belum selesai, saya akan tes lisan hari jumat depan, beruntunglah masih ada 5 hari untuk belajar (yakin?). Semangat bagi kalian yang nim awal akan langsung bertemu trafo hari senin dan lebih semangat lagi bagi kalian yang belajarnya trafo malah ketemu mesin DC pada hari senin!

Wah, keinginan menulis saya sebenarnya masih banyak, tapi apa daya tubuh ini meminta istirahat. Jadi, selamat malam! sampai jumpa di post berikutnya

Mengeluh tidak akan menyelesaikan soal di depanmu.

24 Jam Sebelum Menerima TP Praktikum MME

Yes! Senangnya akhirnya sebentar lagi akan merasakan praktikum yang melegenda di perPOWERan ITB. Sekarang tanggal 19, dan tanggal 24 resmi lah dimulai praktikum tersebut. Tapi, jangan salah, tanggal 20 ada yang namanya Tugas Pendahuluan, yang dikumpul tanggal 21.

Wah, sehari. Wah belum tau ya soalnya ada berapa? Kata angkatan atas, soal untuk modul 1 berjumlah setengah angkatan. Angkatan mereka jumlahnya 40, sehingga total soal yang harus dikerjakan (selama maksimal satu hari) adalah 20 soal. Masih abu-abu apakah jumlah soal untuk kami (yang jumlah angkatannya 70) akan tetap 20 atau malah 35. Dan bukan soal pilihan ganda apalagi soal mencongak, soal yang diberikan konon katanya berat jenisnya 1jam/soal. Nah loh, berarti 20 jam dong! Ya begitulah.

Tapi ada yang namanya teman. That’s what friends are for. Rencananya 1 soal akan dikerjakan ber kelompok, dan nanti hasilnya akan digabung. Efektif dan efisien bukan? Ingat, Tugas Pendahuluan bukan hanya untuk dikerjakan, tapi untuk dimengerti. Jadi, setelah disalin, harus dimengerti.

Cerita ini akan terus berlanjut, keep your eyes on ‘MME’ tag, and prepare to be amazed!

Membuat Majalah

Hello, there. I am so amped right now. And so excited. I just got a group task to make a magazine. This task is given as a final project from a magazine division in my campus community. The community’s member are students who take an electrical engineering major here. In my language, it is called HME (Himpunan Mahasiswa Elektroteknik) or by rough-translation it will be Electrical Engineering Student Community. And the division is called Elektron. This division’s purpose is to spread the electrical engineering related news to others. And they focus to use print media as magazine.

I am one of twenty people that past the previous elimination phase. We are called Cakru (calon kru) or Crew Candidates in English. We must finish this project by 27 Sept, or 3 weeks at most. Each group consist of 5 people. Myself, Gigan, Doti, Donny and Nydia as the only girl.

There are some specification that we must note to. The magazine must have these 10 points:

  1. National Geographic-like Tourism photo
  2. Culinary
  3. Public Figure Corner
  4. Lecturer Corner
  5. Short Story
  6. Article about communication
  7. Indonesian Culture
  8. Lifestyle
  9. Book and Film Review
  10. Music and Games Page

And after 3 weeks, we must collect it in the form of magazine and the soft copy as well. In the middle of our daily activity, that vary for each of us, it is not an easy task. We must take it seriously. And we must try not to be deadline-er. A little progress each day is more effective than postpone and wait for adrenaline rush to take place.

PS: I know the title is in Bahasa and the body is in English, but i dont mind. This is my blog. Hussh.