Apa saya sedang berkorban?

pagi ini, saya tersadar akan suatu hal. Cinta bukan tentang pengorbanan.

Pertama-tama, saya jelaskan keadaan bahwa saya sedang menjalani hubungan yang dekat dengan seorang ciptaan Tuhan, wanita tentunya, dan ia sangat saya sayangi. karena kami kuliah di kampus yang berbeda, dan angkatan yang berbeda, saya sadar suatu saat saya akan memasuki masa berpisah jarak dengannya. bahkan saat ini pun, saya sedang kerja praktek (KP) di perbatasan daerah Garut dan Bandung, dan dirinya masih kuliah bahkan belum UAS (kasian ya). kami terpisah sekitar hmm 45 km dan satu-satunya kendaraan yang saya punya disini adalah teman. ya, tebeng-ers sejati.

sudah lebih dari seminggu saya dan dirinya tidak bertemu. ahh baru seminggu (kata sebagian orang). ya seminggu memang sebentar, bahkan di Bandung pun tidak jarang kami hanya bertemu seminggu sekali. ya hari Sabtu memang selalu ditunggu-tunggu karena disitulah kami pasti bertemu, di gereja. Betapa sucinya pacaran ini. :p tapi, saat merasakan gereja terpisah, “that feeling” datang. K.

perlu ditambahkan bahwa disini susah sinyal internet. hanya sinyal simpati yang ada. bahkan dengan modem simpati pun, pagi-pagi buta baru lancar. sisanya? amburadul. internet hanya tersedia di kantor, dan biasanya dgunakan baru pukul 2-4 sore. soalnya sibuk euy. sibuk kelilingin power plant. asa anak proyekan. nah, dan nomer 3 yang biasanya menghubungkan kami, juga terhambat oleh besarnya gunung yang ada di antara garut bandung. tri saya tidak ada harapan. sisa nomer simpati. dia? tri. mahal? iya. kangen.

cinta bukan tentang pengorbanan, tapi tentang usaha. lo ga harus ngorbanin temen lo biar bisa ngobrol sama orang yang lo sayang. lo ga harus ngorbanin jam tidur lo biar terkesan wow. lo ga harus ngorbanin duit ortu lo buat beli penguat sinyal tri, biar bisa nelepon pake tri. ga. itu ga bijak. yang penting itu usaha. gimana lo berusaha meluangkan waktu memberi kabar pada yang di seberang sana, gimana lo berusaha ngerjain semua hal dengan cepat dan tepat biar ada waktu buat ngobrol sama partner lo itu, gimana lo berusaha ngerti apa yang sedang terjadi diantara lo dan dia, tentang sulitnya, tentang sibuknya, tentang perasaannnya, tentang semuanya. tapi lo ga harus ngorbanin kepentingan lo untuk dia, apalagi nyawa lo. ga banget bro. emang dia seneng kalo lo kenapa-kenapa? cinta itu pengertian, eh saling mengerti, jadi satu pihak ngerti pihak yang satu lagi. indah. cinta itu indah. ga nyusahin kok.

satu lagi kenapa cinta itu usaha bukan berkorban. berkorban itu artinya memberi sesuatu sebagai korban. jadi pacar lo itu dewa atau apa harus dikasih korban? jadi lo nyembah pacar lo? haha. satu arti lagi, berkorban itu menderita atau menjadi korban. apakah lo merasa menderita meluangkan waktu buat dia? kalau gw sih ngga. kalau berusaha? bekerja giat untuk melakukan sesuatu dan mendapatkan hasil yang memuaskan. yap. simpulkan sendiri.

jadi apa yang saya dan partner saya lakukan? kebetulan saya sibuknya pagi sampe sore, dia juga lagi sibuk ngerjain tugas-tugasnya. btw, dia model. haha just kidding. dia manusia biasa, tapi manis, dan baik banget, dan senyumnya manis, dan baik banget, dan ngangenin, dan dia jago jutekin orang, jago piano juga sih, tapi dia ga mau energizer, dia suka ngantuk, pokoknya kalau ga ngantuk, kerjanya ya bingung. tapi lagi mencoba konsisten belajar alkitab, keren deh. wah jadi ngelantur. iya pokoknya dia nyari kesibukan sendiri saat saya sibuk. dan dia membeli nomer simpatiii πŸ™‚ πŸ™‚ akhirnya bisa denger suaranya lagi. πŸ™‚

untuk teleponan pun kadang harus usaha keras. malu ah dijelasin disini, tapi intinya saya selalu berusaha memberikan waktu saya untuk partner saya itu. dibalik kesibukan yang semu ini, (soalnya dikit lagi gabut juga) dirinya dan diriku berdoa agar dibolehkan bertemu lagi dalam 1 minggu kedepan, soalnya Ina udah mau UAS, abis itu langsung pulang bogor 😦 dan real distance diantara kami menjadi lebih dari 100km, walaupun heart distance tetep deket. lama di jalan dekat di hati :p

I can’t wait to see you this Saturday.
I want to see your voice,
I want to hear your smile.
πŸ™‚

shivering, and missing you

Andre Kevin (not portable)

Β 

daftar pustaka :

http://www.artikata.com/arti-383397-berusaha.html
http://www.artikata.com/arti-368959-berkorban.html

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s