KP – Pseudo Finish Line

akhirnya, (hampir) dua bulan hidup gw dihabiskan di perbatasan kabupaten garut dan kabupaten bandung, tepatnya di daerah Kamojang tempat Pertamina Geothermal Energy mendirikan pembangkit tenaga panas bumi bertenaga 60MW. sebenarnya ga dua bulan juga,

  • 2 Juni, Minggu, Pergi ke Kamojang
  • 3 Juni, Senin, Hari pertama kerja
  • 4 Juni, Selasa, pulang ke Bandung lagi 
  • 5-8 Juni, liburan di bandung, pacaran
  • 9 Juni, Minggu, balik lagi ke Kamojang
  • 10-14 Juni, kerja, akhirnya
  • 15-16 Juni, balik lagi ke Bandung
  • 18-27 Juni , weekdays menetap menahan dinginnya Kamojang, makan ayam tiap hari, weekend pulang ke Bandung
  • 28 Juni – 7 Juli pulang ke Bekasi! Kabur sekalian libur
  • 8-12 Juli balik lagi ke Kamojang, dicariin mentor
  • 13-14 Juli, weekend di Bekasi lagi
  • 15-18 Juli kerja keras ngejer deadline pengen libur
  • 19 Juli berhasil presentasi ke mentor dan General Manager perusahaan
  • 20 Juli sampe akhir 3 Agustus daripada tetep jadi tukang ngabisin bandwidth internet kantor, kami bertobat dan ngabisin kuota internet rumah masing-masing. Libur!

Yah, jadinya yang harusnya 62 hari kerja praktek (3 Juni – 3 Agustus), sepertinya cuma maksimal 35 hari dihabiskan di tempat KP. jika di persentasekan, keseriusan kami (gamau disalahin sendiri) maksimal hanya 56% maksimal. kenapa? karena di kantor pun, minggu awal gw juga cuma download paper sana sini, sekalian download film sini sana. minggu minggu akhir udah males download karena kecepatan internet kantor turun dari 1MBps ke 10 kBps. Ini semua karena keserakahan 52 orang mahasiswa yng membombardir Pertamina, bombardir bandwidth.

Dan tidak hanya itu, minggu-minggu awal dengan semangat 45 kami masuk ke kantor jam 7.15 sesuai jadwal, pulang lebih lambat dari yang seharusnya jam 3.45 menjadi jam 5.45. Kapan lagi nikmatin internet cepat bersuasanakan ruang rapat kantor. tapi seperti kecepatan internet yang makin melambat, gw dan temen-temen semakin lambat juga masuk kantor. sebenernya gw masih bangun jam 5 atau 6 pagi, tapi ngendog di kosan, baru berangkat jam 7.30, jam 8, jam 9, jam 9.30 dan bahkan beberapa kali temen gw memecahkan rekor dateng ke kantor abis jam makan siang. miris. Calon penerus negara ini, banyak yang kalah dengan bangun pagi. ya tapi banyak faktor sih, contohnya dengan banyaknya orang yang KP, selain anak ITB, dan semuanya cowo, makin menurunlah semangat kami menyentuh lantai dingin kantor, dan bermesraan dengan selimut. Kita juga ga digaji –> ga ada keterikatan –> ga terikat aturan –> bebas –> i do what i want (jadi, bagi perusahaan yang menyediakan OJT buat mahasiswa, sebaiknya kasihlah gaji, agar mereka bisa disalahin kalau ga dateng, kalau ngabisin kuota internet doang, kalau kerjanya lambat dan cuma buka goal.com sama twitter doang)

jadi, dengan semua alasan ini, beres presentasi ke general manager, gw juga mengartikan tugas gw disini beres. ya revisi dikit lah, di rumah juga bisa. ya ga? ya paling nanti balik lagi buat minta lembar bukti sudah kp dua bulan (dua bulan) (dua bulan) (dua bulan) (oke cukup) dan sekalian kasih kue lebaran silaturahmi ke mentor dan ibu kosan. ah kosan pas kp ini juga cukup indah, dan punya banyak cerita, mungkin kita bisa ke topik ini di post berikutnya, tapi intinya, gw ga akan lupa pemandangan indah gunung dan danau dan kabut yang terlihat tepat di depan kosan gw. Indah.

Ya, akhirnya KP gw menemukan ujung akhirnya dan semoga apa yang gw dapet disini bisa membuat gw jadi pribadi yang lebih baik dan bisa gw bagi ke orang lain.

“Yang penting gw seneng” – Aloysius Donny

Advertisements

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s