Month: April 2014

Makanan Berserat – Reblog

Apakah Makanan Berserat Itu?

Makanan berserat adalah makanan yang mengandung serat di mana tubuh tidak dapat mencerna atau menyerapnya. Karena tidak dapat dicerna oleh bagian pencernaan dalam tubuh, serat makanan ini tidak akan menghasilkan energi atau kalori bagi tubuh.

Serat, banyak ditemukan pada buah, sayur, kacang-kacangan, padi-padian, agar-agar, dan gandum. Serat makanan tidak dapat diserap dalam usus halus. Karena itu, serat tidak akan memasuki saluran darah. Walau tidak mudah dicerna tubuh, serat ternyata memiliki peranan penting dalam tubuh.

Serat ini akan dibawa oleh usus halus menuju usus besar dengan gerak peristaltik usus. Keberadaan serat dalam usus besar akan membantu proses metabolisme dalam usus besar.

 

Manfaat Makanan Berserat

Makanan yang berserat sangat baik dikonsumsi tubuh dalam jumlah yang sesuai kebutuhan karena memberikan manfaat yang besar terutama dalam melancarkan pencernaan. Apa saja manfaat makanan berserat itu?

Mencegah Sembelit

Sembelit adalah kondisi dimana seseorang mengalami kesulitan untuk mengeluarkan kotoran atau feses dari tubuhnya. Sembelit menetap yang terjadi pada seseorang dan mencapai tahap kronis dapat mengganggu fungsi kerja tubuh dan menimbulkan berbagai gangguan seperti insomnia, pegal-pegal bahu, sakit kepala, alergi, dan lain sebagainya.

Serat dapat mencegah dan mengurangi sembelit karena kemampuannya dalam menyerap air ketika melewati saluran pencernaan sehingga meningkatkan ukuran feses dan membuatnya menjadi lunak sehingga mudah dikeluarkan. Kotoran pun tidak menumpuk di dalam tubuh, hal ini akan membuat pencernaan dan tubuh menjadi lebih sehat.

Namun, agar terbebas dari masalah sembelit, konsumsi serat harus diimbangi dengan asupan air yang cukup karena jika kurang minum, serat justru akan memperparah konstipasi atau gangguan pada usus besar.

Membantu Menurunkan Kolesterol dan Mencegah Jantung Koroner

Makanan berserat umumnya dapat mengikat kolesterol dalam makanan sehingga mampu membantu mengurangi kadar kolesterol yang menumpuk dalam tubuh. Berkurangnya tumpukan kolesterol dalam saluran darah secara otomatis akan mengurangi resiko terjadinya penyakit jantung koroner.

Mencegah Kanker Usus

Bila kotoran yang seharusnya dibuang oleh tubuh menumpuk terlalu lama dalam tubuh, bakteri jahat akan mudah berkembang biak dan melukai dinding usus sehingga radikal bebas dapat menganggu sel-sel tubuh.

Selain itu, zat racun dalam kotoran akan kembali terserap oleh tubuh melalui pembuluh darah dan akhirnya tersebar ke seluruh tubuh dan membuat tubuh menjadi tidak sehat dan kurang nyaman. Hal ini dapat meningkatkan resiko kanker usus pada tubuh manusia.

Membantu Menurunkan Berat Badan

Makanan yang mengandung serat yang relatif tinggi akan memberikan rasa kenyang karena komposisi karbohidrat kompleks yang menghentikan nafsu makan sehingga mengakibatkan turunnya konsumsi makanan.

Selain itu, makanan yang banyak mengandung serat biasanya rendah lemak sehingga bisa mengurangi pemasukan lemak dan kalori berlebih di dalam tubuh.

Menjaga Kadar Gula Darah Tetap Stabil

Makanan yang kaya akan serat biasanya mengandung karbohidrat kompleks. Karbohidrat jenis ini membutuhkan waktu yang lambat untuk diserap ke dalam sistem tubuh.

Proses penyerapan karbohidrat yang lambat ini dapat membantu menghindari terjadinya peningkatan drastis pada kadar gula darah sehingga kadar gula darah dalam tubuh relatif terjaga dan stabil.

 

Apakah Suplemen Serat Aman Dikonsumsi?

Sekarang, banyak suplemen serat yang praktis didapatkan di pasaran. Perlukah kita mengonsumsi suplemen serat tersebut? Sebenarnya, dengan pola makan yang tepat, kita tidak perlu lagi mengonsumsi suplemen serat.

Suplemen serat makanan yang banyak dijual di pasaran memang membantu memenuhi kekurangan serat tetapi sering kali beresiko menimbulkan efek samping seperti dehidrasi atau usus tersumbat karena kebanyakan serat yang tertahan. Biasanya, ini terjadi karena kesalahan mengonsumsinya.

Karena itu, bila mengonsumsi suplemen serat, sebaiknya memperhatikan petunjuk penggunaannya dan mengonsumsi air lebih banyak agar suplemen dapat bekerja dengan lebih baik.

Sebenarnya, cara yang paling aman dan mudah untuk mengatasi kekurangan serat adalah dengan mengonsumsi sayuran dan buah alami secara tepat.

Advertisements

Prayer – Chapter 15

Teladan Yesus dalam Berdoa

Mengikuti teladan Yesus “Memulai Hari dengan Doa”

Dalam jam-jam doa pribadilah Yesus mendapat kebijaksanaan dan kekuatan selama hidupnya di dunia. Biarlah pada orang muda mengikuti teladan-Nya dalam mencari waktu yang tenang untuk berkomunikasi dengan Bapa yang di surga pada saat matahari mulai muncul. Dan sepanjang hari biarlah mereka mengangkat hati mereka kepada Tuhan. Dalam setiap langkah kita, Ia berkata “Sebab Aku ini, Tuhan, akan memegang tangan kananmu…. Jangan takut; Aku akan menolongmu” Yesaya 41:13. Jika saja anak-anak kita dapat mempelajari hal ini pada tahun-tahun awal mereka, bayangkan kesegaran dan kekuatan, kesenangan dan hal-hal indah yang dapat muncul dalam hidup mereka. – (Education, 259) – {Pr 167.1}

Doa Yesus yang Sungguh-sungguh Sangat Berbeda dengan Doa Kita yang Lemah

Kepada Yesus dikatakan: “Dan dalam penderitaan-Nya yang mendalam, Ia berdoa lebih sungguh-sungguh.” Bagaimana bisa dibandingkan, doa untuk orang lain oleh kekuasaan surga, dengan doa kita yang lemah, tak berperasaan yang kita berikan pada Tuhan. Beberapa orang puas dengan apa yang diucapkan, tetapi hanya sedikit yang mempunyai ketulusan, kesungguh-sungguhan, kerinduan yang dalam akan Tuhan. – (Testimonies for The Church 4:534) – {Pr 167.2}

Jika Yesus Butuh Berdoa Ketika di Dunia, Kita Harus Lebih Banyak Lagi Berdoa

Ketika Yesus di dunia, Ia mengajari murid-murid-Nya untuk berdoa. Ia mengarahkan mereka untuk mempersembahkan kebutuhan harian mereka di hadapan Tuhan, dan untuk menyerahkan segala keinginan mereka kepada Tuhan. Dan kepastian yang diberikan-Nya kepada mereka adalah bahwa permohonan mereka akan didengar, yang merupakan suatu jaminan juga bagi kita. – {Pr 168.1}

Yesus sendiri, ketika tinggal bersama manusia, sering berdoa. Penyelamat kita mengidentifikasikan diri-Nya dengan kebutuhan dan kelemahan kita, dimana Ia menjadi pemohon, mencari dari Bapa-Nya kekuatan yang baru, agar Ia dapat melalui segala tugas dan pencobaan. Ia adalah teladan kita dalam segala hal. Ia adalah saudara dalam kelemahan kita, “dalam segala hal dicobai seperti kita;” tetapi sebagai seorang yang tak berdosa ia bebas dari kejahatan; Ia bertahan dalam pergumulan dan penyiksaan jiwa di dalam dunia yang penuh dosa. Sifat manusia-Nya membuat doa adalah kebutuhan dan sebuah hak istimewa. Ia menemukan kenyamanan dan kesenangan dalam berkomunikasi dengan Bapa-Nya. Dan jika penyelamat manusia, Anak Tuhan, merasa butuh untuk berdoa, bukankah kita, makhluk yang lemah dan sangat berdosa ini, seharusnya merasa lebih butuh doa yang tak putus-putus. –(Steps to Christ, 93,94.) – {Pr 168.2}

Tuhan bergumul dalam doa yang sungguh-sungguh; Ia menyerahkan segala permohonan-Nya kepada Bapa dengan tangisan yang sungguh-sungguh dan air mata sebagai pengganti mereka yang oleh karenanya Ia meninggalkan surga, dan dating ke dunia. Jadi, betapa wajarnya, betapa sesuatu yang sangat mendasar bahwa manusia harus berdoa dan tidak lemah! – (The Review and Herald, April 1, 1890.) – {Pr 168.3}

Yesus Berdoa untuk Kekuatan Menghadapi Pencobaan

Hanya sedikit yang akan mengikuti teladan Penyelamat kita dalam kesungguh-sungguhan, keseringan berdoa kepada Tuhan untuk kekuatan menghadapi pencobaan, dan untuk melakukan pekerjaan harian, du kehidupan ini.  Kristus adalah kapten keselamatan kita, dan melalui penderitaan dan pengorbanan-Nya, diberikan teladan kepada semua pengikut-Nya, bahwa perhatian penuh dan doa dan usaha yang tekun dibutuhkan dalam bagiannya jika mereka ingin merepresentasikan dengan benar kasih kepada umat yang telah jatuh, yang ada dalam hati-Nya. – (The Review and Herald, February 23, 1886.) – {Pr 168.4}