The Message – 4Him

The fields are white and now the time has come
For there’s a harvest, there is work left to be done
Lord here am I, I will be the one
I’m committed to the finish until the setting of the sun
Lord, I will be faithful in all I say and do

To live a love that never fails, to love my neighbor as myself
And to give ’til there is nothing left to give
To live a faith that never dies, to be crucified with Christ
Until all that lives through me is a message

I can’t ignore what’s right before my eyes
For all around this world is searching for a sign
Outside the door they’re living in the night
And the light that lives within me is the hope they long to find
So I must be faithful in all I say and do

To live a love that never fails, to love my neighbor as myself
And to give ’til there is nothing left to give
To live a faith that never dies, to be crucified with Christ
Until all that lives through me is a message

If we all will work together
We can make this world a better place to live
We can make a difference if we try

To live a love that never fails, to love my neighbor as myself
And to give ’til there is nothing left to give
To live a faith that never dies, to be crucified with Christ
Until all that lives through me is a message

To live a love that never fails, to love my neighbor as myself
And to give ’til there is nothing left to give
To live a faith that never dies, to be crucified with Christ
Until all that lives through me is a message

Is a message, is a message
It’s time for love, it’s a time for living a message
It’s time for hope, it’s a time for living a message
It’s time for peace, it’s a time for living a message

Veg and Geniuses, Or Is It?

sudah beberapa bulan terakhir, mungkin sudah setahun, saya mencoba menjadi vegetarian. Jika tidak di rumah, saya benar-benar menghindari daging, namun di rumah, ikan kadang masih masuk ke dalam tubuh ini. Tapi buah dan sayur, tetap yang utama. Alasan utama mengapa saya jadi vegetarian adalah untuk kesehatan, baik fisik dan mental. Mengapa mental? Lihatlah betapa brutalnya para pencincang daging, dan mereka yang memakan segalanya. Sudah jelas semuanya itu berasal dari keseharian mereka.

You are what you eat. Sebuah semboyan yang kita tahu bersama, namun mungkin kurang kita resapi, tertutup dalam hawa nafsu dan keegoisan manusia. Ada juga pepatah mengatakan, kita dapat mengendalikan seluruh tubuh kuda, dengan kekang di mulutnya. Walau manusia berbeda dengan kuda, tapi saya yakin, jika seseorang tidak dapat menahan mulut atau selera, yang hanya sejengkal lebarnya, ia pun pasti kesusahan mengendalikan anggota tubuhnya yang lain. Apa yang kita makan, akan mengalir dalam darah kita, dan keluar masuk dalam otak kita. Zat-zat berbahaya tersebut menghalangi otak mengeluarkan kemampuannya yang sebenarnya.

Dan saya baru saja melihat artikel dari seorang inventor (penemu) yang merupakan penemu arus listrik bolak balik, Nikola Tesla. Dan artikelnya dapat anda baca di sini. Mengagumkan. Dan saya tertegun, apakah ia seorang vegetarian? Dan hal itu benar! bahkan beberapa penemu lainnya juga masuk dalam grup ini. Di antaranya:

  1. Albert Einstein (struggling for many years, but become a veg in his last year)
  2. Da Vinci (maybe because he avoids hurting other creatures)
  3. Nikola Tesla
  4. Srinivasa Ramanujan (Indian mathematician)
  5. Gandhi
  6. Van Gogh
  7. Thomas Edison (because of his illness, and he had regained his normal health)
  8. Phytagoras
  9. Isaac Newton

Dan, saya berpikir, tidak ada gunanya juga kalau dia vegetarian, tapi tetap melakukan hal buruk lainnya, tidak cocok untuk di sebar di blog saya, misalnya masih merokok, atau minum minuman keras. Saya melakukan pencarian, terutama untuk Tesla. Dan ternyata dia tidak minum teh, tidak minum kopi, tidak merokok. Namun dia seorang peminum, bahkan ia yakin bahwa ia dapat hidup lebih lama jika ia tidak berhenti minum alkohol. Dia berhenti hanya karena larangan negara…

OK, anda berpikir post ini jadi tidak berarti, karena fakta tersebut? Tapi, lihat, ada sesuatu yang dapat kita ambil.

Vegetarian membuatmu menjadi seorang yang lebih penurut, dapat mengendalikan dirimu, hawa nafsumu. Menggarisbawahi post saya sebelumnya, Butterfly Effect.

Percayalah.

Voices in the Night [rewrite]

My mum is quite elderly and has a vivid imagination, so when she called me in the middle of the night to say she’d heard a voice speaking to her, I was sceptical.

“something’s wrong,” she said.

“Every so often I can hear someone saying, ‘Hello Valarie.'”

I told her she must have been dreaming and to go back to sleep.

But she called back a few minutes later, clearly worried.

“The voice is still speaking to me,” she claimed. “It’s saying, ‘Hello Valarie.'”

At this point, my husband, who was quietly cursing at having been wakened, realised what it was – the automated voice in my mum’s smoke detector saying, “Low battery.'”

– have a nice day

Meeting / Rapat dan Waktu yang Terbuang

Setiap perusahaan atau organisasi pasti mengadakan pertemuan terjadwal, baik itu mingguan, atau dwi mingguan. Ada juga rapat yang eventual, yaitu pertemuan tak rutin, untuk suatu maksud. Namun, seringkali, kita menganggap semua pertemuan/rapat/meeting adalah sama pentingnya. Tapi, pada kenyataannya, terlalu banyak waktu yang terbuang pada meeting-meeting tertentu, terlalu banyak orang yang diundang, terlalu banyak hal yang dibahas, sehingga meeting malah menghabiskan sesuatu, daripada menghasilkan sesuatu.

Ada tips dari perusahaan luar yang saya suka, sebuah metting harus memiliki 5 komponen penting disingkat PACER.

P – Purpose : setiap meeting harus mempunyai tujuannya masing-masing, baik itu to inform, to discuss, ataupun to decide. Karena, anda akan mempermalukan diri sendiri jika mengadakan pertemuan (apalagi dengan bos) tanpa tujuan yang jelas.

A – Agenda : setiap meeting harus punya agenda/poin-poin yang akan dibicarakan, dibahas, dan segala sesuatu yang tidak diagendakan, jika tidak berkaitan, haram hukumnya untuk dibahas.

C – Code of Conduct 

E – Establish Expectations

R – Roles : contohnya, moderator, time keeper, notulen, dll

Dan, tips yang terakhir (khusus dari saya sendiri), jika suasana mulai tidak kondusif, ubah dari sit down meeting, jadi stand up meeting, sehingga orang tidak mau berlama-lama berdiri, dan mereka akan fokus membahas hal-hal yang penting, dan kita dapat menghemat banyak waktu.

dan, rule of thumbnya, jangan invite terlalu banyak orang ke dalam sebuah meeting, karena jika attendee lebih dari 7 orang, penambahan 1 orang akan memperlambat pengambilan keputusan kurang lebih 10%.

lets achieve something, than just appearing busy

Baru Saja Sembuh

Seorang yang baru saja disembuhkan dari penyakit oleh seorang dokter, pastinya berbahagia. Apalagi kalau penyakitnya itu termasuk penyakit yang parah. Kesenangannya akan menjadi dua kali lipat. Ditambah lagi, jika pada awalnya ia tidak tahu bahwa ia menderita penyakit tersebut, dan ia dapat disembuhkan sebelum penyakit mematikan itu tak terhentikan lagi. Sungguh ia akan merasa sangat bergembira dan beribu ucapan bahagia akan terdengar.dari mulutnya.

Begitu juga pada saat kedatangan Tuhan yang kedua kali, akan ada orang yang diselamatkan dan memasuki kerajaan kekal itu bersama Juruselamat mereka, dan mereka bersama Penebus itu akan kembali ke bumi dan membangkitkan orang yang tidak layak menjadi ahli waris kerajaan. Zombie tersebut pun bangkit. Mereka melihat Tuhan di awan, beserta rombongan malaikat dan para umat tebusan, mereka memberikan protes. Berkata “Mengapa aku tidak ikut ke dalam kemuliaanMu?”. Lalu suara sang Pencipta bergema “Engkau sudah pernah tahu kebenaran, tapi engkau menolaknya, engkau mengetahui kebenaran dan tidak melakukannya, wahai pendusta dan orang-orang munafik.” Lalu dari balik kubur lainnya, terdengar “Aku tahu kebenaran, dan tak melanggarnya sedikit pun, mengapa Engkau tak memperbolehkanku juga?” Dengan suara seperti ombak bergelora, Dia yang duduk di atas takhta menjawab “Hai engkau orang egois, engkau tahu kebenaran, dan melakukannya, tapi mengapa engkau tidak memberitahukannya kepada temanmu, kepada keluargamu, kepada istrimu?” Dan mereka semua terdiam. Hening, siap untuk dilenyapkan selamanya.

Kadang kita tidak sadar bahwa kita belum sepenuhnya merasakan kasih yang mengubah itu. Seperti sang penderita penyakit, yang tak dapat menahan dirinya untuk memberitahukan kepada orang lain apa yang baru saja terjadi kepadanya, bahwa ia tak tahu penyakitnya, dan ketika ia sadar, ia datang kepada seorang dokter dan ia disembuhkan. Sekarang ia telah mengetahui gejala-gejala penyakit yang sama, dan ia dapat melihat hal itu di kehidupan orang lain, yang juga tak menyadari bahwa diri mereka menderita kesakitan tersebut. Dan dengan senang hati, walaupun tak mengenal orang itu, ia memberitahu tentang penyakit itu dan memberitahu dokter yang sanggup mengobatinya. Ia tak berhenti disitu, ia akan menarik tangan orang tersebut, dan membawanya langusng ke dokter, karena mungkin saja tak ada kesempatan lain.

begitu juga dengan iman kita. Apakah kita sudah merasakan disembuhkan oleh Yesus secara pribadi? Ataukah kita hanya mendengar saja dari orang lain? Jika kita sudah merasakan berkat itu secara langsung, dan melihat perubahan yang terjadi kepada diri kita, ke arah yang lebih baik, hai temanku, mengapa tak kau ajak orang lain untuk merasakannya juga? Mari kecap dan lihatlah, betapa ajaibnya Tuhan kita itu.

Jadi, jika kita belum punya keinginan untuk membagikan sesuatu kepada orang lain, mari kita mencoba untuk mengalami, merasakan, membaca, kasih yang mengubah itu, untuk diri kita sendiri.

Banyak Hutang tapi Senang

Wah ga kerasa gw udah jadi orang kantoran. Puji Tuhan belum pergi subuh pulang maghrib, tapi bisa pergi dengan jalan kaki dr tempat kos. Hidup terlalu berharga untuk dibuang di jalan. Tapi entah kenapa gw juga ga produktif walaupun udah ngehemat waktu perjalanan pulang pergi jakarta bekasi. Hmm, evaluasi yang bagus. Terimakasih!

Gw belajar banyak hal bahwa bertumbuh dewasa itu bukan dilihat dari umur apalagi buncit perut. Kedewasaan itu skill yang harus dilatih. Di tempat kerja, keliatan mana orang yang ngelatih kedewasaan dan mana yang masih ngebawa sifat remajanya bareng sama kue ulang tahunnya. Becandaan yang menjurus, ngomongin orang di belakang, main game hp pas jam istirahat. Ha. Dulu kupikir orang dewasa ga ngelakuin itu semua. Ternyata harta takhta serta wanita tetep jadi topik utama.

Lucunya negeri ini.

Jadi teringat buku temen gw yang dibawa pas Kerja Praktek, kalau ga salah pengarangnya seniman terkenal Indonesia. Bukunya sama sekali ga lurus, isinya random, ga nyambung dan sebebas bebasnya. Dari bicarain selop dalam paragraf berikutnya dia bicarain politik. Kasian yang beli, diajak untuk melihat keruwetan pola pikir seorang seniman. Ya memang seniman bisa mulai dr titik yg sama tapi berakhir di akhir yg berbeda. Inilah yang membuat mereka sering mengejutkan. Suara rakyat selalu mereka kumandangkan. Kumandang. Kumandang. Aneh juga kalau diucapkan berulang ulang. Ya ga?

Seminggu lagi gw 2puluh2. Gw suka angka 2. Karena gw ga suka jadi yg pertama. Tapi tetep pengen jadi yg di depan. Mungkin karena itu gw milih nama Andre. Huruf A, tapi ga depan depan banget, masih ada Adi, atau Andi. Dr kecil gw suka ngegambar, tepatnya ngejiplak gambar. Nasionalis banget kan ya. Abis jiplak, kita ubah dikit. Kayak masa penjajahan, ambil bendera belanda, robek dikit, “udah ini aja bendera kita”. #justkidding #sekarangserembecandadiduniamaya #bisadipanggilpolisi. Intinya, gw pengen apa yg gw kerjakan ada yg udah pernah ngetes dulu. Nah di dunia kerja ini gw dituntut untuk jadi yg pertama. Kalau udah ada yg kerjain, ngapain gw dibayar untuk kerjain lagi. Ya kan? Mantap.

Lebih baik sering ngepost tapi absurd atau jarang ngepost tapi mantap?

Vancouver. I’ll take you there.

Masalah hutang? Tenang, let it flow.

Penutup :
Karena saya lulus dari listrik, mari kita bagi bagi ilmu.

bahasa indonesia yang baik dan benar untuk stop kontak/power outlet adalah kotak kontak

Are You Smarter than Your Smartphone

Akhir- akhir ini sering sekali terjadi kebakaran di Jakarta. Yang saya dengar, paling terbaru adalah kebakaran di Taman Harapan. Mungkin memang belum dapat dibuktikan, tapi saya berpendapat bahwa hal ini ada kaitannya dengan perubahan lifestyle masyarakat juga. Lifestyle tersebut adalah komunitas cas hape.

Fenomena smartphone, bukan hanya membuat orang menjadi tak sadar sekitar (gambar 1), generasi menunduk (gambar 2), seperti yang digambarkan dalam film Republik Twitter, namun juga menambah list barang bawaan yang harus dibawa setiap saat, charger dan kabel data, dan untuk beberapa orang, power bank (gambar 3).

0723_chinasmartphones_630x420

Gambar 1

74111

Gambar 2

3cee22fbe90441aeee10e6d3dfffd317_l

Power Bank

Selain bekerja mencari makan, dimana-mana, masyarakat sekarang mencari lubang (gambar 4). “Wah asik ada yang kosong” “Numpang ya” “Pinjem dong, buat nyolok” “gantian ya kalau udah selesai” “gw duluan dong, udah merah nih”, adalah kalimat-kalimat tak bersubjek ataupun objek, tapi sudah sangat dimengerti oleh segala kaum pada zaman ini. Setiap orang yang membawa charger (terutama yang ujungnya cocok untuk BB ataupun Samsung) adalah seperti malaikat di siang bolong. Tapi, seringkali kepintaran teknologi melampaui kepintaran pemakainya, sehingga tidak jarang ditemukan kejadian “cabut satu, tambah tiga” yang kadang tak masuk akal (gambar 5).

P1000348

Lubang Colok

8d19x26l

Cabut satu tambah 3

Nah, sekarang, inilah penyebabnya, bukan hanya bahwa kita harus mencabut kabel yang sudah dipakai (gambar 6), menggunakan kontak yang ada tombol on off nya (gambar 7), tapi kita harus tahu berapa kapasitas arus maksimal tiap kabel, dan colokan yang ada di rumah kita. Bagaimana mengetahuinya? ada label yang tertera pada tiap kabel, dan arus maksimal tiap rumah juga berbeda bergantung kepada daya rumah tersebut, dan pemakaian listrik yang sedang running.

2

cabut

170778_25536814-0039-11e4-8354-00562523fab8

switch

Setiap barang elektronik menimbulkan harmonik, harmonik membuat kabel menjadi panas. Ballast lampu juga menimbulkan harmonik. Semakin banyak non-linear load yang dihubungkan kepada jaringan zaman sekarang ini. Mungkin memang belum terbukti seberapa besar pengaruhnya untuk menimbulkan kebakaran, namun yang saya jadikan poin disini adalah awareness kita. Jangan biarkan perubahan lifestyle tidak diikuti oleh perkembangan pengetahuan dan informasi dasar kita.

Semakin banyak barang yang mampu kita beli, modernisasi rumah kita, hal tersebut harus dibarengi dengan peningkatan kualitas supporting system seperti kabel, stop kontak, dan lain-lain.

When I say smarter, I mean wiser.