s2

Tips Mencari Beasiswa #1

Sekalipun ipin upin belum kuliah, tips ini dibuat khusus untuk mereka. Mereka yang sudah menentukan tujuan hidupnya, bukan hanya menjalani hidup hari demi hari. Pencarian beasiswa untuk jenjang master ini, dikategorikan “sulit” karena banyaknya beasiswa yang ditawarkan dari berbagai jenis lembaga. Banyak kok sulit? Jelas, kesulitan disini bukan sulit “mencari”, tapi sulit “mendapat”. Berikut adalah fakta dan tips bagi kalian ipin upin yang ingin mengeyam bangku pendidikan di luar negeri, dibayarin pula.

  1. Fakta : Banyak sekali website penyedia informasi beasiswa. Dari twitter, website resmi, blog, dan mungkin saja sudah merambah youtube, informasi bukan lagi merupakan informasi, namun kembali menjadi data. Kita harus mengolahnya sendiri, mencari mana yang up-to-date, mana yang dapat kita lamar mana yang tidak boleh.
  2. Tips : Carilah universitas tujuanmu terlebih dahulu. Daripada kehabisan waktu melamar beasiswa, sangat disarankan untuk mencari universitas tujuan terlebih dahulu. Kenapa? Karena ini memperkecil list beasiswa yang mungkin kita apply. Memilih universitas bisa dimulai dari mana saja, misalnya, saya ingin universitas mana saja yang penting di Eropa, atau, saya benar-benar pengen MIT, atau MATI. Dari sana, sudah terlihat beberapa pilihan beasiswa standard yang mungkin anda apply : beasiswa dari universitas, beasiswa dari kedutaan negara terkait, beasiswa dari negara anda sendiri.
  3. Tips dan Fakta : Beasiswa dari Universitas biasanya punya dateline paling awal. Kapan datelinenya? Yang pasti, jika anda ingin kuliah tahun 2016, mulailah mendaftar dari 2015, paling tidak 2015 akhir, bulan oktober-desember, karena disanalah sainganmu belum terlihat dan disana ditawarkan banyak beasiswa bagi mereka yang memang niat dan giat.
  4. Tips : Rapikan folder dokumenmu, baik hardcopy maupun softcopy. Siapkan semua dokumen kelengkapanmu. Hardcopy dan scanned copy, juga softcopy untuk surat-surat yang dibutuhkan. Biasanya, kelengkapannya adalah ijazah, transkrip, sertifikat bahasa inggris, motivation letter, recommendation letter, dan tanda pengenal (KTP atau Passport). Selain dokumen ini, ada baiknya menyiapkan pas foto terbaru, email yang mapan, dan juga siapa yang mau anda mintai rekomendasi. Untuk rekomendasi, biasanya 2 orang (1 dosen, 1 atasan bagi yang sudah bekerja). Untuk motivation letter, disinilah letak pelurumu. Tidak seperti yang anda kira, motivation letter anda (kadang 1000-2000 kata) akan benar-benar dibaca oleh reviewer. Inilah yang membedakan satu pelamar dengan pelamar lainnya. Kadang sifat asli kita juga terlihat dari essay kita.
  5. Tips : Bacalah baik-baik apa yang ada di website, tanyakan hanya hal yang belum tertulis. Tinggalkan kebiasan “baca nanti saja”. Baca terlebih dahulu secara rinci apa yang ada di website universitas, website pemberi beasiswa, barulah bertanya kepada mereka by email, dengan kata-kata yang sopan, memakai salam, untuk hal yang belum tertulis.
  6. Fakta : Beasiswa adalah untuk 2 jenis orang saja : mereka yang pintar sekali, atau mereka yang ingin sekali. Beasiswa bukan hanya milik mereka yang pintar secara murni, tetapi juga bagi para pekerja keras, para manusia yang tidak pantang menyerah, walau cobaan halang merintang, tak jadi masalah dan tak jadi beban pikiran.
  7. Fakta : Anda tidak akan berhasil jika tidak berdoa. Doa merupakan faktor X dari pencarian beasiswa. Tuhan tahu yang terbaik buat anda. Doa, bkan saja doa pribadi, tapi doa orang-orang yang mengasihi anda, sangat berharga.

Sekiranya ada tips dan fakta lainnya, boleh kita saling berbagi. Saya juga belum mendapat beasiswa untuk rencana studi lanjut saya, namun saya akan terus berdoa dan berusaha dan berdoa kembali. Akhir kata, apply-lah sebelum apply itu dilarang.

Advertisements